Sabtu, 11 Maret 2017

Bagaimana Mengembangkan Potensi Diri?



 Pengembangan Potensi Diri

Image result for pengembangan potensi diri
      Nah sahabat, dari judul di atas sudah tergambar belom di pikiran kalian? Yap, pasti tentang bakat, kemampuan, atau semacamnya. Dan dari itu semua pasti akan terhubung dengan yang nama nya cita-cita. Yah, sejak kita masih kecil pun kita udah kenal dengan cita-cita. Misalnya, waktu kita masih bersekolah di TK (taman kanak-kanak) atau pun di SD (sekolah). Waktu itu pasti ada guru kalian yang bertanya “Cita-cita kamu mau jadi apa?” dan dengan spontan kalian menjawab “Saya mau jadi polisi buk!” atau “Saya mau jadi pilot buk!”. Hehehe... lucu jika mengingat hal itu. Cukup, gue disini nggak bercerita tentang masa kecil gue atau pun semacamnya, tapi gue di sini akan memaparkan beberapa pertanyaan yang mungkin pernah ada di benak kalian.

Image result for bertanya-tanya

1. Seberapa penting sih cita-cita itu?
Manusia hidup karena tujuan yang jelas. Untuk itu, setiap orang harus menetapkan tujuan hidup secara pasti. Salah satu yang pasti bagi remaja ialah CITA-CITA. Terutama mengenai cita-cita tentang pekerjaan di masa depan seiring tibanya tahap dewasa dalam kehidupan seseorang. Cita-cita bisa apa saja. Bisa berubah, bisa berganti. Semakin terperinci cita-cita seseorang, makin jelas dan mudah untuk mewujudkannya. Semakin matang usia seseorang, makin mendekati kedewasaan, hendaknya cita-cita yang ingin di gapai semakin mantap.

2. Seberapa besar sih hak dan kewajiban kita sebagai remaja dalam mencapai cita-cita?
Cita-cita bagi remaja perempuan sama penting dengan cita-cita bagi remaja laki-laki. Di masa depan, semakin banyak profesional perempuan yang di perlukan masyarakat.tuntutan partisipasi kaum hawa di berbagai bidang pembangunan dewasa ini, dimana hak dan kewajiban perempuan sebagai warga negara di sejajarkan dengan laki-laki, hendaknya memacu para remaja putri untuk berprestasi setinggi mungkin. Asalkan masih dalam batas-batas yang wajar atas kodrat dan fitrah mereka sebagai perempuan. Untuk itu, mendorong remaja perempuan memiliki cita-cita setinggi langit dan berusaha membantu mewujudkannya menjadi sangat di perlukan.

3. Bagaimana sih kita dalam mencapai cita-cita?
Semua manusia, sebagai ciptaan tuhan yang paling sempurna, memiliki kelebihan. Kelebihan tiap-tiap orangsering kali di sebut sebagai POTENSI DIRI. Kadang-kadang, potensi diri juga disebut sebagai FITRAH, nilai-niliai yang baik, yang di anugerahkan tuhan kepada manusia. Kelebihan ini dapat dipelihara, diperkuat, dan dikembangkan untuk mendukung pencapaian cita-cita seseorang. Yang harus dilakaukan setiap orang adalah mengenal dengan baik. Dengan kata lain, kemampuan diri tersebut dipelihara dan di kembangkan untuk mencapai fitrah masing-masing.

4. Bagaimana sih memahami kelemahan diri kita agar tidak menghambat pengembangan potensi?
Di samping potensi diri, semua orang juga memiliki KELEMAHAN. Jika di biarkan, kekurangan ini bisa mengganggu potensi diri dan tentu saja menghalangi cita-cita. Yang harus dilakukan setiap orang adalah mengenal dengan baik dan jujur terhadap kelemahan masing-masing untuk kemudian ditekan agar tak muncul dan tidak mengganggu pencapaian cita-cita.
Ada 2 hal mendasar yang bisa menghancurkan cita-cita remaja. Pertama adalah hal-hal yang di sebabkan oleh ulah remaja itu sendiri semisal hamil di luar nikah,cacat karena kecelakaan, terkena penyakit mematikan seperti AIDS, dan tentu saja meninggal dunia. Kedua adalah adanya pengaruh dari luar seperti perang, bencana alam, dan masalah keluarga (misalnya perceraian serta kesulitan ekonomi).    

5. Bagaimana sih peran teman sebaya dalam mengembangkan potensi diri dan membantu mencapai cita-cita?
Image result for sahabat

Sahabat karib diperlukan setiap orang untuk membantu mewujudkan cita-cita, menggali potensi diri, dan mengurangi kelemahan. Mereka adalah teman yang bisa diajak berdiskusi, bertukar pikiran serta pendapat, dan saling memberi nasihat. Itu semua bisa lebih mematangkan dan mendorong mewujudkan cita-cita dan sekaligus membantu nengatasi segala hal yang menghambatnya. 
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar